Polychlorinated Biphenyls atau PCB adalah suatu kelompok senyawa kimia buatan yang dapat berwujud cairan minyak maupun padatan.


Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gedung C, Lantai 2
Jln. D.I. Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas,
Jakarta Timur 13410

Pengambilan Contoh

PERENCANAAN DAN PENGAMBILAN CONTOH

Data Trafo

  • Tipe trafo
  • Produsen
  • Tenaga
  • Tegangan penggunaan
  • Tahun pembuatan
  • Tahun penggunaan
  • Jenis penggunaan
  • Perawatan yang dilakukan (jika ada)
  • Internal volume
  • Sertifikasi yang tersedia
  • Jenis minyak (nama dagang, komposisi kimia)
  • PCB?
  • Kondisi perawatan
  • Catatan fotografis

Kriteria untuk Desain Pengambilan Contoh

  1. Secara teknis dan keuangan tidak mungkin mengambil sampel seluruh trafo di Indonesia dalam satu durasi proyek, lalu …
  2. Asumsi binomium (on/off) (terkontaminasi dan tidak terkontaminasi)
  3. Dua kriteria berbeda: >50 ppm
  4. Ukuran sampel dihitung berdasarkan pada data yang ada dari negara lain
  5. Hasil akan krusial untuk tahap replikasi

Amerika Serikat: Frekuensi Kontaminasi PCBs untuk Trafo Non-PCBs

Table 2 inventaris PCB di Amerika Serikat (1988)
Sumber. CEC. 1996. Status pengelolaan PCB di Amerika Utara. Komisi untuk Kerjasama Lingkungan, Montreal, Kanada RPC. 1998 Perkiraan inventaris peralatan PCB 1988. Lampiran A . Kerjasama Perencanaan Sumberdaya. Oktober

Frekuensi 50ppm trafo yang tercemar kurang lebih 10% (0.1)
Frekuensi 500ppm trafo yang tercemar kurang lebih 1% (0.01)

Kategori Trafo yang disarankan

Rantai Pengawasan

  1. “Rantai pengawasan” secara umum adalah serangkaian prosedur yang memastikan bahwa:
  2. Sampel dilacak dari sumber ke laboratorium tujuan hingga dianalisis dan sertifikat analisis dikeluarkan
  3. Tujuan rantai pengawasan adalah untuk mengamankan hubungan univokal antara bahan yang dijadikan sampel dan hasil analisis
  4. Rantai pengawasan bekerja dengan merekam setiap kali sampel diberikan dari satu orang ke orang lain (misalnya, dari operator sampel ke pengantar,
  5. dari pengantar ke bagian administrasi laboratorium, dari administrasi laboratorium ke operator analisis

Pelabelan untuk Memastikan Rantai Pengawasan

  1. Label yang mengandung kode univokal sampel harus ditempatkan pada setiap peralatan yang dijadikan sampel
  2. Label yang sama harus ditempatkan pada wadah sampel
  3. Laporan pengambilan sampel harus disiapkan untuk setiap sampel termasuk:
  4. Kode sampel; data; nama operator; identifikasi peralatan yang dijadikan sampel (yaitu serial nomor); alamat; tanda tangan operator/
  5. Foto berbasis lokasi harus diambil setiap peralatan dengan label kode pengambilan sampel

Pelabelan Laporan Pengambilan Contoh PCBs

Pengambilan Contoh Minyak pada Trafo

Pengecekan Trafo dan Kondisi Lingkungan

  1. Sebelum memulai pengambilan sampel, sangat penting untuk mengecek:
    1. status trafo (karat, kebocoran, dll)
    2. titik pengambilan sampel yang cocok: katup, tangki, pipa
    3. apakah ada cukup ruang untuk pengambilan sampel
    4. Kondisi keamanan umum di tempat kerja

Pengumpulan Informasi

  1. Sebelum pengambilan sampel:
    1. trafo dalam kondisi mati; jika pengambilan sampel harus dilakukan dalam keadaan menyala, lakukan tindakan keamanan yang diperlukan
    2. Gunakan PPE( peralatan perlindungan diri)
    3. Foto tranformator dan plat trafo
    4. Catat semua data yang relevan
    5. Pastikan semua peralatan yang diperlukan sesuai

Peralatan Perlindungan Diri

Sarung Tangan

Helm

Kaca Mata

Pengambilan Contoh Katub

Pengambilan Contoh Katup (Mudah)

Pengambilan Contoh Katup (Sedikit Susah)

Pangambilan Contoh Katup pada Kutub Trafo

Titik Pengambilan Contoh Tanpa Katup

Bekerja di Ketinggian

Kondisi Kerja yang Buruk

Distribusi Binomium

  1. Frekuensi: Jumlah dalam satu populasi atau satu sampel
  2. Jika ukuran sampel terlalu kecil, dan frekuensi populasi rendah,
  3. Kita memiliki resiko tinggi terhadap hasil ‟ palsu negatif‟
  4. Frekuensi yang diukur bisa menjadi berbeda jauh dari frekuensi populasi
  5. Untuk menentukan jumlah sample, kita harus menentukan seberapa besar resiko „palsu negatif‟ yang bisa kita terima
  6. Pendekatan wajar: 1%-5% probabilitas palsu negatif, frekuesi yang diukur 95% – 99% dalam 0.5 – 1.5 dari frekuensi populasi

Perhitungan Ukuran Contoh PCBs

  1. Dengan berbasis pada distribusi binomium, dengan asumsi 0.1 untuk >50 ppm, kita membutuhkan sampel tidak kurang dari 100–150
  2. Dengan asumsi 0.01 untuk >500 ppm, kita membutuhkan sampel setidaknya 500
  3. Jika kita membutuhkan sampel bertingkat, untuk setiap lapis kita perlu menguji jumlah sampel berdasarkan frekuensi yang diharapkan dalam setiap lapis (kelas)

Stratifikasi Contoh PCBs

  1. Pembedaan dalam kategori direkomendasikan hanya jika kategori tersebut sangat berbeda dalam hal frekuensi kontaminasi yang diharapkan
  2. Namun demikian, stratifikasi sampel dapat membantu mengevaluasi resiko kesehatan dan menghitung jumlah PCB dalam kaitannya dengan ukuran transformaator.
  3. Stratifikasi sampel trafo secara teoritis dapat dilakukan atas dasar 3 kategori:
    1. prioritas risiko (2 kelas)
    2. usia (3 kelas)
    3. Ukuran (3 kelas)

0 Shares
Tweet
Share
Share
WhatsApp