Prosedur Keselamatan Kerja Untuk Pengambilan Contoh Oli Trafo

Safety-tools

Prosedur keselamatan selama proses pengambilan contoh terkait:

  • Keselamatan Manusia
  • Keselamatan Lingkungan

Pengurangan Resiko

Kegiatan akan dilakukan dengan sedemikian rupa untuk Pengurangan Resiko

  • Menyediakan lingkungan kerja yang aman;
  • Menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja dalam proyek;
  • Melindungi staf dari cedera atau sakit dan mencegah kehilangan atau kerusakan harta benda akibat kegiatan tersebut;
  • Memastikan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. “Pengambilan sampel oli trafo dari peralatan listrik akan dilakukan dengan memastikan penggunaan APD
  • yang tepat dan langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah pencemaran lingkungan.”
  • Terkait keselamatan di tempat kerja dan APD, kegiatan pengambilan sampel akan dilakukan dengan memastikan penerapan langkah-langkah keselamatan untuk mengurangi resiko terkait

Sebelum memulai pengambilan sampel , lokasi kerja diperiksa terlebih dahulu untuk mengidentifikasi kemungkinan bahaya yang muncul. Keselamatan personil akan mempertimbangkan risiko berikut:

  • Sengatan listrik;
  • Paparan terhadap PCB;
  • Buangan PCB di lingkungan karena pengambilan sampel;
  • Kegiatan pengambilan sampel akan dilakukan sedemikian rupa sehingga pencemaran lingkungan dari oli trafo yang mungkin terkontaminasi PCB dapat dihindari
  • pada setiap tahap; setiap limbah yang dihasilkan selama pengambilan sampel harus dikumpulkan sebagai limbah berbahaya dan dibuang sesuai dengan peraturan nasional dan internasional tentang limbah berbahaya

Alur Proses Pengambilan Contoh

Alur-Proses

Perangkat Pengambilan Contoh

  • Perangkat Pengambilan Contoh
    • Perangkat Sekali Pakai
    • Perangkat yang dapat dipakai kembali
  • Alat Pelindung Diri
    • APD Sekali Pakai
    • APD dapat dipakai kembali
  • Perangkat sekali pakai setiap pengambilan sampel yang meliputi :
    • Kotak Polyethylene dengan bersegel ketat;
    • Selang Plastik (Tubing)
    • Sarung tangan latex – 2 pasang;
    • Alat Suntik 25-50 ml
    • Botol PET 250 ml jernih lengkap dengan penutup
    • Label perekat
  • Perlengkapan Lainnya
    • Ember
    • Jirigen
    • Corong
    • Spill Kits
    • Perangkat dan kelengkapannya harus didekontaminasi setelah digunakan dengan menggunakan pelarut (Solvent) organik

Alat Pelindung Diri

Staf yang melakukan kegiatan pengambilan sampel dan pelabelan harus dilengkapi dengan peralatan yang tepat sesuai dengan peraturan K3.

Alat Pelindung Diri terdiri dari:
1. Penutup sepatu sekali pakai;
2. Overall sekali pakai;
3. Helm;
4. Kacamata;
5. Sarung tangan sekali pakai.

Sepatu1x Overall1x Helm1x Kacamata1x SarungTangan1x

Ketika meninggalkan ruang kerja yang berpotensi terkontaminasi, semua perlengkapan sekali pakai yang digunakan harus dibuang, dikemas dalam kantong plastik polyethylene dan disimpan sementara di tempat penyimpanan.

Operasi Kerja Aman Selama Pengambilan Contoh

Operasi Kerja Aman

4. Membuka keran saluran minyak trafo
5. Menghubungkan Flange/Nipple drat untuk pengambilan contoh pada keran saluran minyak (Drain Tap)
6. Menghubungkan selang plastik untuk pengambilan contoh Flange/nipple drat yang dipasang sebelumnya;
7. Membuka keran saluran minyak, dilakukan oleh tim ahli dari pemilik lokasi
8. Mencuci saluran (selang) oli dengan pemakaian volume minyak 50-100 ml dalam bejana terpisah
9. Mencuci botol contoh dengan volume oli sekitar 1/3 dari volume
10. Mengambil contoh minyak trafo
12. Mengunci keran saluran minyak trafo
11. Menutup keran saluran minyak trafo, dilakukan oleh tim ahli dari pemilik lokasi
13. Melabeli sampel; menyimpan sampel di dalam kotak; melabeli kotak;
14. Mengisi lembar pengambilan contoh
15. Mengirim sampel, lembar pengambilan sampel dan foto untuk identifikasi peralatan listrik; melengkapi dan mengirim lembar pengawasan sampel

Pengiriman sampel yang dikumpulkan dan limbah yang dihasilkan dilakukan dengan kendaraan resmi khusus untuk pengangkutan bahan berbahaya dan beracun.